Kredit Antara Kebutuhan dan Resiko

Pinjaman atau lebih pamiliar dengan sebutan kredit menjadi transaksi keuangan populer, entah itu di lingkungan pengusaha besar bahkan para pekerja kecil, bahkan buruh dengan penghasilan alakadarnya mengenal baik dengan namanya kredit, padahal jika mereka mau sedikit menabung ini akan lebih menguntungkan melihat bunga kredit saat ini sangat besar.

Saat ini bentuk kredit tidak hanya dalam berbentuk pinjaman uang atau barang mahal seperti kendaraaan dan lainnya. Saat ini kredit card yang akan memudahkan seseorang dalam mengambil kredit mudah didapat bahkan bisa dibilang ditawarkan secara langsung. Begitu mudahnya masarakat dalam mendapatkan kredit bisa justru sangat berbahaya dimana justru membuat rakyat kecil semakin tergantung dengan pinjaman yang bukannnya mengembangkan kualitas mereka justru menjerat mereka pada lubang utang yang tidak ada hentinya.

Tentu saja penomena kredit disatu sisi dibutuhkan dimana saat ini kredit dibutuhkan untuk pengembangan usaha, menutupi kebutuhan mendadak atau membeli barang yang tidak bisa dibayar secara tunia akaibat keterbatasan uang yang didapat, walaupun begitu ada resiko besar yang harus dihadapi dan kebanyakan orang kurang memperhatikan resiko yang bisa mereka hadapi dari pengambilan kredit yang diambil. Seahrusnya sebelum pengambilan kredit bukan hanya melihat kebutuhan atau keuntungan yang akan didapat tetapi juga harus melihat resiko yang bisa didapat dan seberapa besar kemungkinan resiko tersebut.

Kita tidak boleh tergoda dengan kemudahan dalam pengambilan kredit, apalagi menurut saya kredit kurang baik untuk perkembangan usaha, dimana bunga yang bsar dan jangka waktu yang singkat, bayangkan ketika anda meminjam uang 50 juta untuk pengembangan usaha, dengan biaya bunga yang besar dan uang tersebut harus kembali dalam jangka waktu 3 atau lima tahun. bayangkan dalam waktu singkat tersebut apakah usaha yang anda kembangan dengan pinjaman sebasar itu sudah bisa berkembang atau justru usaha anda berantakan karena anda harus kejar setoran bunga yang tinggi dan juga pokok pinjaman yang harus anda kembalikan.

Jika pinjaman kredit yang diambil untuk usaha maka harus ada perhitungan yang tepat bagaimana uang yang didapat dapat digunakan dan apakah hasil yang didapat lebih besar dari bunga kredit itu sendiri, nyatanya banyak orang yang kurang memperhatikan itu, kebanyakan orang hanya terguir dengan uang yang didapat dan kurang memperhatikan apakah uang yang didapat dapat menghasilkan untung melebihi bunga yang dibebankan.

Krdit mungkin dibutuhkan untuk mengembangkan usaha tetapi sekali lagi harus ada pertimbangan apakah perkembangan dan keuntungan yang didapat dari kredit lebih besar dari bunga yang dibebankan, apakah waktu yang singkat dalam pinjaman bisa membuat usaha lebih berkembang atau justru menurun karena terkendala oleh setoran yang akan memperbesar menjadi beban.

No comments:

Post a Comment