International Standard Organization ISO

Perusahaan yang ingin memasarkan produk secara internasional, harus memahami bahwa produk yang dihasilkan harsu memenuhi standar kualitas internasional. Standar ini dikenal dengan standar kualitas tunggal (Single Quality Standard) yang mulai diterapkan sejak 1987 oleh ISO (International Standard Organization) yang beranggotakan 91 negara dengan mempublikasikan a series of quality standard.

Organisasi Internasional untuk Standardisasi (International Organization for Standardization disingkat ISO) adalah badan penetap standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil dari badan standardisasi nasional setiap negara. Pada awalnya, singkatan dari nama lembaga tersebut adalah IOS, bukan ISO. Tetapi sekarang lebih sering memakai singkatan ISO.

Adapun ISO yang telah ada diantaranya:


  1. ISO 9000 yang memfokuskan standar kualitas pada manajemen, kepemimpinan, dokumentasi secara rinci, instruksi kerja dan pelaporan.
  2. ISO 9001, terdiri dari 2000 komponen untuk melihat kualitas.
  3. IS0 14000 yang memasukkan unsur standar menajemen lingkungan yang berisi lima elemen dasar, yaitu: 1) Manajemen lingkungan 2) Auditing  3) Evaluasi kerja 4) Pelabelan  5) Penaksiran siklus hidup
Manfaat penerapan ISO pada suatu produk :

  • Citra positif dari masyarakat dan mengurangi eksploitasi pada pertanggungjawaban.
  • Pendekatan sistematis yang bagus pada pencegahan terhadap polusi melalui minimisasi dampak ekologi pada produk dan aktifitas.
  • Meningkatkan penataan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan dalam hal pengelolaan lingkungan.
  • Memenuhi ketentuan yang berlaku dan kesempatan memperoleh keunggulan bersaing.
  • Mengurangi kebutuhan audit yang bermacam-macam.
  • Mendapat kepercayaan dari konsumen/mitra kerja/pemodal


No comments:

Post a Comment